V Engine vs Egine Segaris

image

Stuttgart – Beberapa kendaraan saat ini ditawarkan dengan beragam konfigurasi mesin. Biasanya, kendaraan ditawarkan dengan konfigurasi mesin V atau segaris (inline). Apa maksud keduanya?

Dikutip dari Autotuningcar, Selasa (5/1/2016), piston dan silinder pada mesin V berada pada bidang yang terpisah. Jika dilihat sepanjang sumbu crankshaft, konfigurasi mesin ini membentuk ‘V’.

Biasanya, mesin V memiliki sudut yang berbeda. Saat ini umumnya sudut mesin V sebesar 45, 60 dan 90 derajat. Silinder pada mesin ini ditata di beberapa bidang yang membentuk sudut.

Pada mesin V, setiap pasangan piston dari masing-masing bank silinder biasanya berbagi satu crank pin pada crankshaft. Adapun keunggulan mesin V adalah, mesin ini memiliki piston lebih dan mesin yang lebih pendek.

Mesin tipe ini memiliki torsi yang lebih besar dan crankshaft yang lebih kecil. Mesin V memiliki power to weight ratio yang lebih baik dan lebih responsif.

Namun, mesin V mempunyai beberapa kelemahan. Mesin tipe ini memiliki komponen yang lebih banyak, lebih berat dan lebih kompleks. Mesin V juga lebih mahal.

Sementara itu, silinder pada mesin segaris biasanya disusun pada sebuah bank tunggal. Mesin segaris juga sering disebut sebagai mesin ‘I’ karena semua piston terletak secara vertikal dan semua silinder sejajar satu sama lain.

Kalau mesin V harus berpasangan dan jumlah silindernya harus genap, mesin segaris mampu dengan mudah menampung jumlah silinder yang ganjil seperti lima silinder atau tiga silinder.

Beberapa keunggulan mesin segaris adalah, mesin ini memberikan keseimbangan secara alami. Artinya, mesin segaris memiliki getaran yang lebih sedikit dan beban yang lebih rendah pada bearing.

Mesin tipe ini adalah pilihan yang lebih disukai untuk kebutuhan torsi tinggi. Sebab, mesin ini memiliki langkah yang panjang dan lebih banyak massa rotasi. Mesin segaris lebih mudah untuk dirawat dan lebih murah.

Namun, kekurangan pada mesin segaris adalah, ini merupakan tipe mesin yang panjang. Hal itu mungkin mempengaruhi aerodinamika, bahkan daya kuda yang lebih kecil.

Selain itu, mesin ini juga lebih berat. Mesin segaris memerlukan blok yang keras.

Pilihan tipe-tipe mesin tergantung dengan preferensi individu. Seorang yang mencintai kendaraan yang memiliki tenaga dan performa tinggi, mesin V adalah jawabannya. Namun, mesin V ini lebih boros dalam hal bahan bakar.

Sementara mesin segaris cocok untuk individu yang ingin kendaraan irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Mereka yang ingin kendaraan dengan harga murah serta biaya pemeliharaan yang rendah dan mudah bisa memilih mesin segaris.

Sumber (otodetik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *