Review : BMW E39

Sebelumnya kita sudah bahas disalah satu generasi seri 5 di BMW E34, berikut ini kita juga akan share info review dari BMWE39, dari forum yang kita dapatkan, semoga hal ini membantu buat teman-teman

207679

 

Sejarah E39
BMW E39 adalah BMW Seri 5 yang dibuat antara tahun 1995 dan 2003. BMW E39 adalah penerus dari BMW E34 pada tahun 1995 (di Indonesia seri e39 ini mulai beredar di tahun 1996), dan digantikan oleh E60 pada tahun 2003 (di Indonesia tahun 2004). Penjualan ke Jerman dan sebagian besar Eropa Barat dimulai pada tahun 1995, dan pada tahun 1996 penjualan ke seluruh dunia telah dimulai. Facelift pertengahan generasi muncul pada tahun 2000 (di Indonesia thn 2001), perubahan pada versi facelift terdapat di list bemper, lampu depan dan belakang (seri facelift dilengkapi dengan lampu depan ring angel-eyes, projector, lambu belakang warna mika sein dari oranye menjadi putih), foglamp dari kotak menjadi bulat, velg (ring 15″ menjadi 16″) dan bbrp hal lainnya.
Di indonesia pada saat awal peluncuran (prefacelift, 1996-2000) keluar dgn tipe 523i (i6, 2500cc, 170ps), dan 528i (i6, 2800cc, 192ps).
Dan utk model Facelift keluar dgn tipe 520i (i6, 2200cc, 170ps), 525i (i6, 2500cc, 192ps) dan 530i (i6, 3000cc, 231ps).
utk tipe pre-facelift (523i, 528i) menggunakan mesin M52 (inline 6, single-vanos, dan setelah facelift (520i, 525i, dan 530i) sudah menggunakan mesin M54 (inline 6, double-vanos).
selain model2 diatas yg masuk ke indonesia, msh ada bbrp yg tidak masuk ke indonesia secara resmi oleh ATPM, yaitu 535i (V8, 3500cc, 235ps), 540i (V8, 4400cc, 286ps), dan M5 (V8, 4900cc, 400ps).

Saat diluncurkan pertama kali, model paling kecil adalah 520i (2000cc,150ps) pada model prefacelift, dan 520i 2200cc, 170ps pada model facelift.
M5 diperkenalkan pada tahun 1998, dengan 4,9-liter mesin V8 S62. Semua model kecuali M5 tersedia baik dalam model sedan atau estate yg disebut jg “Touring”.

BMW generasi ini sudah dilengkapi dengan teknologi2 terbaik di jamannya, diantaranya :
– mesin 6 silinder segaris injeksi, DOHC Vanos, 1 coil per silinder.
– transmisi 5 kecepatan manual atau otomatis dengan mode D (otomatis biasa), DS (Dynamic Sport), dan Manual/Steptronic/Tiptronic. dimana pada mode DS, perpindahan gigi akan terjadi pada RPM lebih tinggi dengan throttle response yg galak (perpindahan gigi terjadi sekitar rpm 3500), smentara pada manual/steptronic/tiptronic, perpindahan gigi layaknya mbl manual, tinggal dorong ato tarik tuas (+/-)maka p osisi persneling akan naik atau turun (walaupun tetap akan otomatis shifting bila rpm masuk ke redline yaitu 6500rpm).

“transmisi matik steptronic

– rem ABS dengan tambahan ASC (Automatic Stability Control)
– airbag (pada model awal keluar hanya di dashboard depan dan pintu depan, kemudian ditambah di pilar A, lalu di pintu penumpang belakang),
– motorized headlight height control (mengatur ketinggian lampu dekat secara elektronis dari dalam kabin)

– 4 door auto up/down power window (smua kaca bisa naik-turun dengan mode “auto”)
– auto dimming center mirror (kaca spion tengah automatis menjadi gelap ketika kena sorotan lampu dari belakang)
– auto tilt mirror in reverse (kaca spion penumpang/sblh kiri otomatis berubah posisi menunduk/kebawah ketika perseneling masuk gigi mundur).
– electric seat dan electric tilt steering dengan memory seat + steering + mirror (mengingat posisi jok pengemudi, berikut setelan tinggi rendah/maju mundur setir, dan kaca spion kiri + kanan).

 

“electric Seat “

 

 “electric tilt steering”:
 “memory seat”

– open close window dari luar dengan kunci atau remote (putar kearah lock lebih dari 2 detik ato tekan tombol remote “LOCK” maka smua kaca yg masih terbuka akan naik secara simultan, begitu jg sebaliknya.
– OBC dengan temp, average Fuel consumption, average speed dan range (menampilkan brp KM lagi mbl bisa dipakai dengan sisa bensin yg ada di tangki)

Spoiler for “tuas lampu sein/OBC”

– speed sensitive wiper dan audio, jadi klo kita lagi pake intermittent ato speed 1, ketika mbl berenti, wipernya makin lama geraknya (seperti intermittent tp waktu diem nya jadi lama), begitu jalan lagi baru kecepatan normal lagi. dan utk waktu intermittent-nya jg bisa disetel brp lama.

 “tuas wiper”

AC digital dengan dual-zone climate control.

“ac digital climate control”

– dan masih ada bbrp fitur2 lainnya yg cukup “aneh” pada jamannya.

Desain/bentuk
Exterior

 “e39 Pre-facelift”

 

“e39 Facelift”

Perbedaan dgn versi pre-facelift ada di bemper, list body, lampu depan (projector + angel-eyes), lampu belakang, foglamp (dari kotak menjadi bulat) dan velg (dari 15″ menjadi 16″), kemudian ditambah lagi fitur double-glaze ato double glass (kaca pintu dua lapis) pada keluaran tahun 2003 keatas, yg membuat kabin semakin kedap suara.

 

“e39 M5”

Perbedaannya di velg (18″), bemper, dan interior/instrument cluster jg berbeda dgn versi “biasa”. selain itu sistem pengereman dan suspensi jg ditingkatkan utk mengatasi tenaga mesin yg lebih buas.

Interior
Untuk interiornya pun ada bbrp warna, yg paling umum ditemui di indonesia warna hitam dan abu2, ada jg beige tp cukup rare, dan ada jg hijau (yg ini belom pernah nemu).

“hitam/black”

 

“abu2/grey”

 

“coklat krem/beige”

Penampakan ruang mesin E39 (yg ini tipe 528i, 6 silinder 2800cc)

“ruang mesin”

Untuk seri 528i, 525i, dan 530i fitur interior sudah dilengkapi dengan digital AC/climate control, electric seat dan electric tilt reach-rake, dan khusus untuk 530i ditambah lagi dengan steering audio control, cruise control dan motorized rear blinds (krey kaca belakang) dan PDC (sensor parkir). sementara utk versi 520i dan 523i AC dan jok masih manual.

Buat yg sedang mencari BMW, E39 ini salah satu yg terbaik, driving experience yg “luar biasa”, nyaman, kencang, dan harganya cukup terjangkau.
tp harus diperhatikan pada saat mencari utk tidak sembarangan,karena fitur dan teknologi yg dipakai cukup modern yg menjadi bumerang bila tidak dirawat.
syaratnya, bawa ke bengkel khusus BMW utk scan dan diagnostik berikut dengan estimasi perbaikan, biar gak kejeblos dapet e39 busuk.

Dari pengalaman para e39 owners, lebih baik/mudah utk memperbaiki mesin ataupun kaki2 ketimbang interior atau bodyparts (walaupun tidak murah, tp sparepart untuk mesin dan kaki2 msh banyak tersedia), sedangkan utk parts interior atau body barangnya langka, dan karena langka harganya mahal,

Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan : model menarik walaupun sudah “berumur”, mesin besar dan kencang, interior mewah, lapang dan nyaman (jok kulit, electric seat dll), mantap enak dikemudikan, fitur pendukung lengkap, fitur safety standar eropa. bener2 “Ultimate Driving Machine”.Kekurangan : mesin besar tidak di desain utk macet seperti di jakarta, alhasil boros klo utk macet2an (dalam kota macet 1liter : 5-6km utk 528i), sparepart lumayan mahal (relatif), bengkel gak bisa sembarangan, banyak pernik elektronik yg rentan bermasalah, parts body terutama interior sulit didapat dan mahal, mesin besar klo ganti oli jg banyak (528i oli mesin 7liter), kurang gesit utk dalam kota (karena body besar dan setir yg lebih berat drpd mobil jepang).

tp percayalah, kalo sudah nyetirin e39, dijamin pasti ketagihan… kencang dan mantap. apalagi klo sudah di tol, bisa lupa diri, krn mantap dan kedap kadang2 lupa kalo udah kenceng sekali.

Sumber : Kaskus Forum E39

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *